Aneka Masakan Jawa Serba Tempe

Aneka Masakan Jawa Serba Tempe
credit:[email protected]_aksara45

Indonesia benar-benar negara kaya. Kaya akan sumber daya alam dan kaya akan kebudayaan. Aneka masakan dari berbagai daerah di Indonesia juga seolah ikut menyumbang kekayaan bagi negara tercinta ini. Salah satunya adalah aneka masakan Jawa.

Masakan Jawa adalah satu dari sekian banyak makanan yang ada di Indonesia. Setiap daerah pada kenyataannya menawarkan jenis olahan dan cita rasa yang berbeda. Khusus untuk aneka masakan Jawa, rasa manis menjadi rasa yang paling dominan di setiap olahan masakannya. 

Jika Anda pernah mencicipi gudeg, kurang lebih seperti itulah rasa manis yang menjadi selera bagi sebagian masyarakat Jawa.

Masyarakat Jawa dan Tempe

Bahan makanan yang dijadikan olahan untuk aneka masakan Jawa juga bermacam. Salah satu bahan pangan yang sering diolah menjadi aneka masakan Jawa adalah tempe. Tempe dan masyarakat Jawa memiliki “hubungan” yang sudah terjalin erat sejak dulu.

Jika ditilik mengenai asal usul tempe, pantas rasanya bila masyarakat Jawa terikat erat dengan bahan makanan yang terbuat dari kedelai ini. Tempe berasal dari Indonesia, tepatnya Yogyakarta. Tempe ditemukan berabad-abad yang lalu.

Catatan yang mendukung bahwa tempe adalah makanan yang ditemukan di Jawa terdapat pada serat Centhini yang ditulis sekitar abad 19. Dalam serat Centhini itu ditemukan kata tempe ketika bercerita tentang masakan. Masakan yang tertulis dalam serat Centhini bernama jae santan tempe dan kedelai tempe serundeng.

Beberapa sumber juga menyebutkan, bahwa tempe pertama kali diproduksi pada masa penjajahan, masa tanam paksa yang dilakukan oleh pihak penjajah. Masyarakat yang dipaksa menanam kemudian menanam kacang-kacangan termasuk kedelai di pekarangan rumah mereka.

Hasil tanam kedelai yang melimpah, akhirnya memaksa masyarakat Jawa untuk memikirkan bagaimana cara mengolah kedelai agar lebih bisa dinikmati sebagai lauk untuk makan. Jadilah kedelai dengan tampilan yang sekarang, tempe.

Kata tempe sendiri berasal dari bahasa Jawa kuno. Mengacu pada jenis makanan yang terbuat dari sagu berwarna putih bernama tumpi. Kedelai olahan yang juga berwarna putih karena proses fermentasi ini kemudian diberi nama yang hampir sama dengan tumpi.

Aneka Masakan Jawa Serba Tempe

Ada sebuah pepatah Jawa yang mengatakan esok dele sore tempe. Saking eratnya hubungan masyarakat Jawa dengan tempe, tempe pun hadir dalam pepatah Jawa. Aneka masakan Jawa serba tempe bisa dikatakan sebagai bentuk cinta masyarakat Jawa terhadap “leluhurnya” tersebut.

Hidangan tempe yang terkenal dari tanah jawa adalah tempe mendoan, tempe bacem, besengek tempe, dan tempe penyet. Resep dan cara membuatnya sangat sederhana. Bahan utamanya berupa tempe pun mudah di dapat dengan harga yang murah dan gizi yang melimpah.

1. Tempe Mendoan

tempe-mendoan

Resep tempe yang pertama ini pasti cukup familiar. Tempe mendoan adalah sejenis gorengan. Tempe diiris tipis, lalu dicelupkan ke dalam adonan terigu yang sudah lebih dulu dicampuri bumbu. Setelah itu, goreng tempe ke dalam minyak yang panas. Angkat tempe sebelum tempe kering.

Tempe mendoan memang tempe yang digoreng setengah matang. Dikonsumsi selagi hangat beserta teh poci, akan semakin menambah kenikmatan tempe mendoan.

2.  Tempe Bacem

tempe-bacem

Cita rasa dominan dari masakan ini adalah manis. Tempe dimasak menggunakan bumbu seperti bawang putih dan merah, ketumbar, lengkuas, daun salam, garam, air kelapa, dan yang terpenting adalah gula merah. Biarkan air hingga kering dan bumbu meresap pada tempe. Tiriskan, lalu goreng, dan tempe bacem pun siap disantap.

3.  Besengek Tempe

besengek-tempe

Masakan dari tempe ini adalah jenis masakan bersantan. Bumbu yang digunakan tidak terlalu berbeda, yaitu bawang putih, bawang merah, kencur, kemiri, garam, gula, santan, asem, dan tomat.

Cara memasaknya cukup sederhana. Bumbu-bumbu tersebut dihaluskan lalu ditumis, setelah harum masukkan tempe, dan santan kental. Tunggu hingga mendidih, lalu angkat.

4.  Tempe Penyet

tempe-penyet
credit:[email protected]_sondak

Masakan dari tempe ini bisa dikatakan paling sederhana. Tempe yang sudah diiris kemudian digoreng, tidak perlu dibumbui terlebih dahulu. Tempe penyet biasa juga dikenal dengan sebutan sambal tempe.

Bumbu yang disiapkan pun sama ketika akan membuat sambal bawang. Terdiri dari cabai, bawang putih, kencur, dan garam. Setelah sambal bawang siap, masukkan tempe goreng, lalu “penyetkan” hingga tercampur. Nasi putih hangat serta teh tawar cocok untuk mendampingi tempe penyet.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama