Tips dan Cara Belajar Menyanyi dengan Baik

 

Cara Belajar Menyanyi dengan Baik

Cara Belajar Menyanyi dengan Baik - Sebagian besar masyarakat Indonesia suka dengan musik. Begitu pula dengan menyanyi. Di televisi banyak sekali ajang pencarian bakat untuk mencari penyanyi.

Meski tak harus tampil dalam kontes menyanyi, bagi Anda yang ingin memiliki suara indah saat bernyanyi perlu sekali rutin dan rajin latihan menyanyi dengan baik. Siapa tahu, ada produser musik yang tertarik.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang hal-hal yang berkaitan dengan dunia tarik suara. Salah satunya, Anda perlu mengetahui dulu potensi dan kelemahan diri. 

Hal ini bisa dilihat dari kebanyakan penyanyi yang ada, yakni:

1. Penyanyi yang punya bakat sejak kecil dan punya suara merdu. 

Banyak penyanyi ternama yang sejak usia dini sudah memiiki bakat dan suara merdu. Ini bisa dilihat dari mereka, para penyanyi cilik yang sudah dewasa dan tetap berkiprah di panggung musik Indonesia. 

Sebut saja, Agnes Monica, Sulis, dan lainnya. Kalau Anda punya bakat dan suara merdu, pintu untuk menjadi penyanyi terkemuka sudah di ambang mata.

2. Penyanyi yang punya bakat sejak kecil tanpa suara merdu. 

Orang punya bakat sejak kecil tinggal diasah sedikit. Kelak ia akan mampu memiliki suara merdu. Hanya perlu menyesuaikan, ingin menjadi penyanyi bergenre musik jazz, pop, rock, dangdut, atau umum. 

Ada juga loh, penyanyi yang multitalenta, mampu bernyanyi bermacam aliran musik dengan suara dan tampilan sempurna. Apakah Anda ada bakat serupa?

3. Penyanyi yang tidak punya bakat tapi punya suara merdu. 

Ini juga mudah kita temui. Lihat saja begitu banyak penyanyi baru yang menghiasi industri tarik suara. Mereka tidak punya bakat tapi punya anugerah suara yang merdu. 

Jika demikan, ini juga tidak begitu sulit mengasahnya menjadi penyanyi terkemuka. Mereka hanya tinggal memahami teknik-teknik dasar menyanyi. Tentu harus pula rajin berlatih. Anda masuk dalam kategori ini?

4. Penyanyi tak punya bakat, tak ada modal suara merdu. 

Ini agak repot. Tapi bukan berarti tidak bisa menjadi penyanyi hebat. Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Begitu pula dengan para penyanyi yang dulunya tak punya bakat dan suara merdu, tapi tetap bisa jadi penyanyi. 

Orang yang seperti ini tentu punya keinginan dan semangat kuat. Tak patah arang dan terus berusaha. Tanyakan pada diri dengan jujur, Anda masuk kategori mana dari kategori di atas?

Apapun kategori Anda, banyak cara melatih diri menjadi penyanyi yang baik. Melatih nyanyi tak melulu ditujukan untuk menjadi profesional atau terkemuka. 

Paling tidak jika Anda punya kemampuan menyanyi, bisa berguna ketika menyanyi dalam acara keluarga, sekolah, kampus atau tempat kerja. Setuju?

Nah ada tiga hal utama yang perlu diingat; kuasai teori dan teknik menyanyi, praktek dan kreatif menjaga serta meningkatkan kemampuan menyanyi. 

Bagaimana langkahnya?

Langkah Praktis Kuasai Teknik

Bisa dibilang, sebagian orang bisa menyanyi. Masalahnya, belum tentu orang yang bisa nyanyi, punya suara merdu. Belum tentu pula menguasi teknik menyanyi. 

Nah, bila Anda ingin memahami dan menguasai teknik menyanyi, ada baiknya kenali dulu jenis suara Anda. 

Umumnya pria punya jenis suara bass, tenor, atau bariton. Sedang wanita ada yang memiliki jenis suara alto, mezo sopran, sopran. Nah, jenis suara apa yang Anda miliki?

Kita perlu mengetahui jenis suara yang ada dalam diri. Hal ini untuk memudahkan dan mengarahkan potensi suara yang ada. Apalagi jika diiringi dengan penguasaan teknik menyanyi. 

Belajar menyanyi dengan baik tak begitu mudah, tapi juga tak sulit. Begitu pula menguasai tekniknya. Sebagai langkah awal, kenali dan kuasai teknik-teknik menyanyi.

Seperti teknik penguasaan nafas, irama atau tempo, pengucapan kata (artikulasi), olah vokal, ekpresi, dan teknik lain. 

Berikut ini sejumlah langkah praktis agar bisa menyanyi dengan baik dan tepat. Antara lain:

1. Teknik penguasaan nafas

Kepiawaian mengatur pernafasan menjadi satu modal besar untuk menguasai teknik bernyanyi. Pernafasan sangat penting menciptakan suara merdu yang panjang dan harmonis. Sekaligus menguasai panjang pendeknya kumpulan nada dalam sebuah lagu. 

Bahkan, penguasaan terhadap teknik pengaturan nafas sangat mempengaruhi kualitas suara penyanyi. Sebab, nafas yang buruk boleh jadi suara akan ikut buruk.  

Hal mendasar dalam teknik pernafasan nafas ini dengan memaksimalkan mulut dan hidung berbarengan. Utamanya saat menghirup nafas yang banyak dalam tempo singkat. 

Cara bernafas yang ideal ketika bernyanyi, perlu menghindari ketegangan leher. Ini terjadi ketika menghirup nafas, dada dan bahu terangkat.

Cara ini akan menjadikan leher tegang dan memperburuk kualitas suara.

Sebaiknya saat menghembuskan nafas, otot sekitar perut dibuat mengencang dan dorong ke dalam dengan perlahan-lahan sampai kalimat lagu habis. Bisa pula dengan melatih dan membiasakan menahan nafas selama beberapa detik. 

Lalu, keluarkan dengan mendesis seperti suara ular. Misal tahan sampai 10 detik atau hitungan 1-10. Selanjutnya, terus dilatih. Jika sudah terbiasa, ubah suara mendesis dengan nada: do, atau re atau mi atau nada lain. Begitu seterusnya sampai benar-benar menguasai fase pernafasan ini.

2.  Penguasaan pengucapan kata

Bisa juga disebut penguasaan teknik artikulasi. Ini diperlukan agar ketika bernyanyi, Anda bisa mengucapkan lirik lagu yang jelas. Tidak sumbang. Tidak bindeng. Tidak terpotong-potong. Caranya, dengan menjiwai lagu yang dibawakan. 

Misal lagu tentang cinta, bawa perasaan Anda masuk dalam lagu itu. Kelak, lagu yang dibawakan akan terasa memiliki ruh. Cara paling mudah, latihan dasar dengan mengulang-ulang ucapan vocal: A-I-U-E-O. Dua langkah awal ini, bisa melatih kita meningkatkan artikulasi saat nyanyi.

3. Teknik penguasaan irama atau tempo

Latihan menyanyi yang baik perlu mengetahui irama sebuah lagu, apakah cepat atau lambat. Misalnya, lagu riang yang kerap dinyanyikan dengan tempo cepat. 

Sebaliknya, lagu sedih temponya lebih lambat. Salah menempatkan irama bisa membuat nada tak sempurna. 

Latih tempo atau irama dengan sering-sering mendengar lagu yang akan kita bawakan. Perlu pula mengetahui irama jenis lagu, apakah rock, pop, jazz, dangdut, dan sebagainya.

Selain teknik di atas, ada begitu banyak teknik dalam menyanyi. Seperti, teknik penguasaan intonasi nada. Ini bermanfaat untuk melatih ketepatan nada kala bernyanyi. 

Bahkan, Anda juga perlu menguasai teknik mengolah sikap dalam bernyanyi. Loh apa hubungannya? Sangat erat kaitannya. Sebab, sikap dalam menyanyi menentukan sirkulasi nafas.

Jelas berbeda bernyanyi dengan duduk dan berdiri. Nah, di sini penguasaan sikap dibutuhkan. Ini melatih agar saat bernyanyi tidak tegang. 

Anda bisa rileks dan tetap mampu mengelola teknik pernafasan untuk menciptakan kualitas suara yang diharapkan. Sikap saat bernyanyi menjadi satu hal yang juga penting untuk dikuasai.

Ada lagi teknik yang tak kalah pentingnya, yakni teknik vibrasi. Apa fungsinya? Teknik ini bermanfaat untuk memunculkan suara yang seolah bergelombang. Sekaligus menyempurnakan kualitas suara saat membawakan sebuah lagu. 

Biasanya untuk lagu-lagu yang nadanya panjang, kadang, dibutuhkan improvisasi suara bergelombang atau bahkan bergetar.” Aaaaaa, aaaaa…” misalnya.

Jangan lupa pula untuk selalu konsentrasi saat bernyanyi. Meski hanya latihan, konsetrasi tetap dibutuhkan. Dengan daya konsentrasi tinggi, bisa membantu Anda menjiwai sebuah lagu.

Suara pun akan menjadi lebih merdu. Misal, sekadar melatih nada “du du du du …”  tetap harus dengan konsentrasi tinggi dan penjiwaan yang mendalam.

Latihan Tanpa Bosan

Mungkin ada yang bertanya, dari mana bisa mengetahui pola menyanyi yang baik dan benar? Bagaimana memulainya? Jika pertanyaannya demikian, maka jawabannya Anda perlu sering berinteraksi dengan orang-orang yang hobi menyanyi dan mahir dalam penguasaan teknik menyanyi.

Tak harus dengan kursus. Apalagi sampai memanggil guru privat. Ini baik. Anda akan lebih terarah dan terasah. Tapi, konsekuensinya harus mengeluarkan kocek dana yang besar. 

Jika tak punya uang tapi berkeinginan kuat belajar menyanyi, tak usah khawatir. Ini bisa disiasati dengan mencari kawan atau komunitas yang punya hobi serupa.

Hal yang paling utama, latihan dan terus latihan. Teori-teori soal teknik menyanyi bisa Anda peroleh dari beragam literatur. Banyak buku yang membahasnya. 

Bahkan, literatur online juga mudah ditemui. Dari teori yang sudah diperoleh, segera praktekkan. Dimulai dengan praktek sendiri di dalam kamar depan cermin misalnya.

Selanjutnya di depan kawan atau keluarga. Minta mereka memberi saran dan masukan. Lalu, teruslah membuka jaringan dan berinteraksi pada yang ahlinya. 

Terus tingkatkan kualitas dan kuantitas waktu latihan. Terus latihan tanpa mengenal bosan. Kelak, Anda akan mengalami peningkatan kualitas suara.

Perlu diperhatikan juga pola makan. Hindari makanan berminyak, goreng-gorengan misalnya. Sebab ini bisa menganggu kualitas suara. 

Perbanyaklah konsumsi buah-buahan yang menyegarkan. Pelajari makanan dan minuman apa saja yang perlu dihindari dan dikonsumsi untuk meningkatkan keindahan suara.

Cukup jelas kan cara latihan menyanyi dengan baik di atas?  Semua memerlukan proses dan ketekunan serta kedisiplinan dari diri kita untuk teru berlatih mengasah suara kita. 

Selamat mencoba. Dan, mari kita berdendang sejenak, tra la la la la.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama