Cara Membuat Kue Pastel Kering dan Enak

Cara Membuat Kue Pastel Kering dan Enak
credit:[email protected]_mina

Tahukah Anda cara membuat kue pastel kering? Banyak yang dibuat ingin tahu dengan bagaimana cara membuat kue pastel kering dan gurih? Makanan ini demikian terkenal di Indonesia. Bukan hanya dapat dibikin cemilan di waktu senggang, tapi juga kerap didatangkan di beberapa acara keluarga dan hari raya.

Kue Pastel di Berbaga Negara dan Cara Membuat Kue Pastel Kering

Kue pastel yang menjadi satu diantara favorite warga ini ramai bukan hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri, khususnya di beberapa negara hispanik seperti Portugal, Brazil, Puerto Rico, dan Spanyol.

Brazil

Di Brazil, pastel sama dengan makanan cepat sajian yang menjadi makanan ciri khas negara tersebut. Bahan dan cara membuat hampir serupa dengan di Indonesia. 

Pastel berbentuk kulit dari adonan tepung ditipiskan dan didalamnya berisi isian tertentu selanjutnya dimasak di minyak yang banyak dan panas hingga dapat hasilkan pastel renyah gurih. 

Di Brazil, yang wajar dipakai sebagai bahan isian ialah daging giling, daging ayam, udang, mozzarella, dan lain sebaginya.

Selainnya mempunyai cita-rasa asin dan renyah, di Brazil ada juga yang rasanya manis dengan isian selai, keju, dan cokelat atau terkadang digabungkan berbahan yang lain. Namun, pastel manis ini tidak demikian membudaya. 

Dalam soal kulineran di Brazil, pastel dikelompokkan sebagai salgado yang maknanya cemilan yang rasanya asin. Pastel ini dipasarkan di beberapa lokasi yang tempatnya berjualannya disebutkan dengan Pastelarias.

Portugal

Bila di Indonesia yang bernama pastel jelas sudah memiliki bentuk, jika di Portugal lain kembali. Di negara ini, yang diberi nama pastel tidak cuma mengarah pada satu nama yang jelas, tapi ke arah ke beberapa makanan penutup atau hors d'oeuvres. Misalnya pastel de nata dan pastel de bacalhau.

Puerto Rico

Di Puerto Rico, pastel dibikin dari daging babi yang dicincang dan dipadankan dengan minyak zaitun, kismis, paprika, dan buncis. Beberapa bahan ini jadi pengisi dari kulit pastel yang dibikin dari adonan yang disebut kombinasi dari pisang dan kentang. 

Pastel mentah ini selanjutnya dimasak seperti umumnya. Antiknya, sesudah dimasak, pastel ini selanjutnya direbus yang awalnya dibuntel daun pisang dan diikat. 

Seterusnya apabila sudah masak, dihidangkan dengan nasi kuning yang dikasih kacang polong atau wajar dikatakan sebagai arroz con gandules.

Membuat Kue Pastel Kering

Bila di beberapa negara Hispanik semacam itu, bagaimana dengan di Indonesia? Di masyarakat Indonesia, cara membuat pastel yang umum adalah seperti panduan cara membuat pastel di bawah ini.

Resep Kue Pastel Kering

  • Tepung terigu 600 gr.
  • Tepung kanji 100 g.
  • Mentega 100 g.
  • Telur 2 butir.
  • Garam secukupnya>
  • Abon daging sapi atau ayam sesuai dengan selera.

Cara Membuat

  • Campur tepung terigu, tepung kanji, telur, mentega dan garam. Aduk sampai adonan tercampur rata dan berasa kalis.
  • Diamkan adonan kurang lebih 20 menit.
  • Mengambil 2 sendok adonan, gepengkan memakai alat penggiling dan bentuklah jadi lingkaran.
  • Berikan adonan di atasnya seperlunya.
  • Wujud lingkaran adonan barusan jadi ½ lingkaran dan ujungnya dilipat rapat.
  • Goreng pada api sedang sampai masak kecokelatan.

Hal menarik dari pastel kering di Indonesia ialah ada isian abon yang berada di dalamnya. Abon? Apakah itu? Abon ialah makanan yang telah dilumatkan dan dibuat dari daging sapi, ikan tuna atau ayam yang digabung dengan beberapa bahan yang lain. 

Wah, memiliki arti abon banyak protein donk karena dibuat dari daging sapi, ikan tuna atau ayam. Nanti dulu. Rupanya jika abon memiliki kandungan banyak protein ialah pengakuan yang keliru. Kok dapat? Bagaimana ceritanya?

Simpang Siur Kandungan Nutrisi Abon

Dari waktu ke waktu, keinginan akan produk buatan ini selalu bertambah karena ini lebih banyak disukai oleh warga untuk dibikin bahan penadamping membuat kue atau cukup jadi rekan nasi saja. 

Dengan memproses ikan jadi abon, karena itu usia untuk mengkonsumsinya jadi lebih lama. Salah satunya ikan yang dapat dibuat jadi abon ialah ikan tuna.

Untuk harga, bervariatif bergantung ukuran. Sebagai deskripsi, harga rerata abon per 1 ons-nya 15 ribu rupiah dan per kilonya Rp100.000. Supaya abon tuna tahan lama, dapat memakai alumunium foil yang dapat bertahan sampai delapan bulan lama waktunya. 

Kenapa harga abon dapat mahal? Karena pada proses pemrosesannya, dapat terjadi penyusutan sampai separuhnya dari berat sebelumnya.

Makanan yang telah menggulirkan juta-an rupiah untuk pembikinnya ini rupanya simpan kesimpangsiuran berkaitan yang mengandung nutrisi di dalamnya. Ada dua versus berkaitan dengan ini.

1. Pandangan Jika Abon Bergizi

Ada yang menjelaskan, sesudah dilaksanakan riset, jika dalam ssetiap 100 g abon sapi dengan jumlah yang dapat dikonsumsi semuanya ada didalamnya kandungan sejumlah 212 kilokalori, 18 gr protein, 59,3 gr karbohidrat, 10, 6 gr lemak, 150 miligram kalsium, 209 miligram fosfor, 12,3 miligram zat besi, dan memiliki kandungan vitamin A sekitar 0 IU, 0,17 miligram vitamin B. 

Bila menyaksikan data ini, abon terhitung makanan yang bergizi yang mengandung proteinnya yang nyaris seperlima.

2. Pandangan Jika Abon Tidak Bergizi

Banyak asumsi yang tersebar dalam masyarakat yang menjelaskan jika abon adalah sumber protein karena dibuat berbahan makanan yang kaya protein seperti ikan, daging ayam, dan daging sapi. Ini ialah asumsi yang keliru. Kenapa dapat begitu?

Salah satunya ahli nutrisi namanya Djoko Sutopo pernah mengatakan jika pemrosesan abon yang menggunakan temperatur tinggi akan memunculkan reaksi pencokelatan yang menjadi pemicu rusakanya kandungan protein dalam ikan, ayam, dan daging sapinya. Karena kandungan proteinnya hancur, maka sulit untuk diolah dan diproses badan.

Pemrosesan makanan yang menggunakan temperatur badan tinggi membuat zat bernilai yang ada pada bahan pembikin abon baik dari sisi jumlah atau kualitasnya jadi menyusut, bahkan juga lenyap sama sekalipun. Zat yang paling gampang hancur ialah vitamin larut-air. Kebalikannya, bila memprosesnya dengan temperatur rendah, dapat tingkatkan protein

Dipakainya temperatur yang tinggi di saat menggoreng, memanggang atau membakar dapat menghancurkan nutrisi protein karena berlangsungnya polimerisasi, ikatan silang, dan ikatan kompleks hingga keadaan ini membuat enzim yang ada dit ubuh manusia tidak bisa mengolahnya. 

Dengan tidak ada peresapan, karena itu bahan makanan yang ditempatkan badan jadi tidak bermanfaat kembali.

Bahan makanan apa saja yang bila diolah sampai kecokelatan akan lenyap kandungan gizinya seperti kerak nasi, kerak telor, daging sate yang dibakar, kerak telor mata sapi, dan sebaginya. 

Jika sudah demikian, seberapa banyak faedahnya yang dapat didapat badan? Tergantung seberapa banyak yang menjadi cokelat atau kering dan berapakah yang tidak. Yang tidak kecokelatan dan kering ini kandungan gizinya masih tetap baik.

Abon sama dengan warna cokelat pekat. Apa bisa dan bisa dimakan? Abon bisa dikonsumsi selama tidak terlalu berlebih karena bila kerap konsumsi abon, kandungan protein didalamnya yang telah hancur dapat beralih menjadi mempunyai potensi besifat karsinogenik. 

Karena tidak bisa diolah, karena itu peranan zat nutrisi yang berada di dalamnya jadi tak berarti. Jadi tidak pas bila dipakai istilah jika abon sumber nutrisi karena perannya tidak lain cuma untuk penyedap.

Itu sepintas mengenai cara membuat kue pastel kering terhitung penglihatan mengenai abon yang menjadi satu diantara bahan khusus yang umum dipakai untuk membuat pastel kering. Mudah-mudahan berguna!

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama